Tambrauw – Klasemen Sementara Borneo FC mengalami kekalahan pertama mereka dalam Liga 1 2025, sebuah hasil yang mengejutkan para penggemar dan mempengaruhi posisi mereka di klasemen sementara.
Kekalahan ini terjadi dalam laga yang digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, pada Sabtu malam (30/11/2025), di mana Borneo FC dipaksa mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor 2-1. Kekalahan ini menggugurkan rekor tak terkalahkan mereka yang telah bertahan selama lebih dari 10 pertandingan.
Hasil ini memberikan dampak signifikan terhadap klasemen sementara Liga 1, dengan beberapa tim yang sebelumnya berada di bawah Borneo FC kini berpeluang untuk mendekati puncak klasemen. Berikut adalah update terkini mengenai klasemen Liga 1 setelah pertandingan tersebut.
Klasemen Sementara Laga Borneo FC vs PSS Sleman: Kekalahan yang Mengejutkan
Borneo FC datang ke Makassar dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menduduki posisi tiga besar dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, PSS Sleman, yang sempat mengalami beberapa kekalahan di awal musim, menunjukkan performa yang solid dan berani menghadapi tim kuat seperti Borneo FC.

Baca Juga : Bencana di Sibolga: 33 Meninggal dan 56 Orang Masih Dilaporkan Hilang
Laga dimulai dengan tempo cepat, di mana kedua tim saling bergantian menyerang. Borneo FC, yang dipimpin oleh pelatih Milomir Seslija, sempat unggul melalui gol cepat di menit ke-25 yang dicetak oleh Matheus de Souza, seorang penyerang Brasil yang tengah berada dalam performa terbaiknya.
Namun, PSS Sleman tidak tinggal diam dan membalas dengan dua gol berturut-turut dari Agung Prasetyo dan Abraham Siahaan, yang masing-masing tercipta di menit ke-48 dan menit ke-71.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Borneo FC, yang sejauh ini tampil sangat impresif di Liga 1. Kemenangan pertama mereka di kandang lawan seakan mengguncang stabilitas tim, mengingat Borneo FC telah meraih enam kemenangan berturut-turut sebelumnya.
Taktik Borneo FC yang mengandalkan serangan balik cepat tampaknya kurang efektif menghadapi pertahanan solid PSS Sleman, yang dipimpin oleh kapten Firza Andika.
“Kami kecewa dengan hasil ini, karena kami sebenarnya bisa meraih poin penuh. Tim tampil bagus di babak pertama, tapi beberapa kesalahan individu dan kurangnya fokus di babak kedua mengakibatkan kami kebobolan dua gol. Ini adalah pembelajaran berharga bagi kami,” ujar Milomir Seslija, pelatih Borneo FC, setelah pertandingan.
Klasemen Sementara Liga 1: Borneo FC Terguncang di Puncak
Kekalahan ini membuat Borneo FC harus rela turun dari posisi teratas dan memberikan kesempatan bagi beberapa tim lain untuk mendekati mereka. Berikut adalah klasemen sementara Liga 1 2025 setelah pertandingan Borneo FC vs PSS Sleman:
-
Persija Jakarta – 36 Poin (15 Pertandingan)
-
Arema FC – 34 Poin (15 Pertandingan)
-
Borneo FC – 33 Poin (14 Pertandingan)
-
PSM Makassar – 32 Poin (15 Pertandingan)
-
Persebaya Surabaya – 30 Poin (14 Pertandingan)
Persija Jakarta kini menempati posisi puncak klasemen setelah berhasil meraih kemenangan besar di laga mereka. Tim asuhan Thomas Doll berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor telak 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno, yang membuat mereka menggeser Borneo FC dari posisi pertama. Arema FC, yang juga meraih kemenangan penting atas Madura United, berhasil naik ke peringkat kedua dengan 34 poin.
Sementara itu, PSM Makassar yang sempat terseok-seok di awal musim, kini berada di posisi keempat setelah meraih kemenangan 2-1 atas PSS Sleman. Persebaya Surabaya, yang tak kalah konsisten, kini menempati posisi kelima dengan 30 poin.
Borneo FC yang sebelumnya memimpin klasemen, kini berada di posisi ketiga, hanya terpaut satu poin dari Arema FC. Kekalahan pertama mereka jelas mengubah dinamika di papan atas Liga 1, dan membuka peluang bagi tim-tim lain untuk merebut posisi teratas.
Reaksi Pemain dan Pendukung Borneo FC
Pemain Borneo FC Matheus de Souza yang mencetak gol pertama bagi tim, mengungkapkan rasa kekecewaannya atas kekalahan ini. Meskipun golnya sempat memberi harapan, ia menyadari bahwa tim harus berbenah. “Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Kami harus segera fokus dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya. Kekalahan ini tidak boleh membuat kami menyerah, justru harus menjadi motivasi untuk lebih baik lagi,” ujar Matheus.
Pendukung setia Borneo FC, yang dikenal dengan sebutan Borneo Mania, juga memberikan dukungan meskipun kecewa dengan hasil tersebut. “Kami tahu ini adalah bagian dari sepak bola, dan kami akan tetap mendukung tim. Kekalahan ini memang berat, tetapi kami yakin Borneo FC akan bangkit lagi,” ujar Rudi Hartono, seorang suporter fanatik Borneo FC.
















