Tambrauw – Pangdam Kasuari Tambrauw Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya
Kedatangan beliau disambut dengan penuh kehangatan oleh Bupati Yeskiel Yesnath dan Wakil Bupati Paulus Ajambuani, yang memeriahkan suasana dengan tarian adat Tambrauw
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan mengandung agenda strategis yang menyentuh aspek pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tambrauw
Dalam sambutannya, Mayjen Jimmy Ramoz Manalu mengumumkan rencana pembangunan satu Batalyon Teritorial di Tambrauw pada 2026
Konsep ini mencerminkan pendekatan militernya yang “membumi” dan sangat terhubung dengan kebutuhan dasar masyarakat – seperti penyediaan pangan dan layanan kesehatan

Baca Juga : Kemenkes kirim 35 nakes bantu layanan kesehatan di Papua Barat Daya
Demi mendukung pembangunan ini, Pangdam menyampaikan permintaan dukungan dari Pemerintah Daerah, termasuk penyediaan lahan seluas 5 hektare
Penempatan batalyon ini menjadi bagian dari program nasional TNI AD yang menargetkan pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia
Satu batalyon tersebut sudah dalam tahap pembangunan sarana dan prasarana—yaitu Batalyon 805 di Manokwari Selatan
Dua batalyon lainnya akan dibangun di Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Sorong, dengan target rampung pada 2025
Total kebutuhan personel untuk tiga batalyon ini diperkirakan mencapai sekitar 2.500 orang
Tujuan dari pembentukan batalyon-batalyon tersebut adalah untuk mengawal program ketahanan pangan nasional melalui sinergi pertanian dan kesehatan
Di Papua Barat, salah satu target spesifik adalah pengembangan 40 hektare lahan persawahan agar berproduksi maksimal: terbagi ke Manokwari (20 ha), Fakfak (15 ha), dan Teluk Bintuni (5 ha)
Program ini mencerminkan sinergi antara aparat TNI dan masyarakat setempat untuk mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan lokal
Pada level strategis, Pangdam Kasuari menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan geografis dan sosial kompleks di Papua Barat dan Papua Barat Daya
Tujuan lainnya adalah membuka peluang rekrutmen bagi pemuda daerah, sebagai upaya memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat
















