Kamis, 11 Juni 2026 Berita Terkini & Terpercaya
fosforludusunceler.comfosforludusunceler.com
fosforludusunceler.com - Your source for the latest articles and insights
Beranda WFH Satu Hari, Menaker Jelaskan Pengecualian

WFH Satu Hari, Menaker Jelaskan Pengecualian

News Fef, Tambrauw – WFH satu hari menjadi kebijakan yang mendapat perhatian luas dari berbagai…

News Fef, Tambrauw – WFH satu hari menjadi kebijakan yang mendapat perhatian luas dari berbagai sektor ketenagakerjaan. Yassierli menjelaskan bahwa tidak semua sektor dapat menerapkan kebijakan kerja dari rumah tersebut.

Yang Perlu Diketahui soal Imbauan WFH Swasta 1 Hari Sepekan
WFH Satu Hari, Menaker Jelaskan Pengecualian

WFH satu hari memberikan fleksibilitas bagi pekerja, namun pemerintah tetap mempertimbangkan karakteristik masing-masing sektor. Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa sejumlah perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masuk dalam kategori yang dikecualikan.

Baca Juga : PERADI Profesional Dorong Reformasi Pengawas Advokat

Menurut Yassierli, sektor yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan operasional vital tidak memungkinkan untuk menerapkan sistem kerja jarak jauh. Aktivitas yang membutuhkan kehadiran fisik tetap harus berjalan seperti biasa demi menjaga layanan tetap optimal.

WFH satu hari tetap dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja dan keseimbangan kehidupan karyawan. Namun, pemerintah tidak ingin kebijakan ini mengganggu produktivitas atau pelayanan yang bersifat esensial.

Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, transportasi, serta layanan langsung kepada masyarakat juga menjadi bagian dari sektor yang tidak dapat menerapkan WFH. Kegiatan operasional di sektor tersebut membutuhkan kehadiran tenaga kerja secara langsung di lapangan.

WFH satu hari juga mendorong perusahaan untuk menyesuaikan kebijakan internal sesuai kebutuhan. Pemerintah memberikan ruang bagi masing-masing instansi atau perusahaan untuk menentukan skema kerja yang paling efektif.

Di sisi lain, kebijakan ini tetap menjadi langkah strategis dalam menghadapi perubahan pola kerja modern. Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor utama dalam mendukung penerapan kerja fleksibel.

Pemerintah di Indonesia berharap kebijakan ini dapat berjalan seimbang antara fleksibilitas dan tanggung jawab kerja. Evaluasi secara berkala akan dilakukan untuk memastikan implementasi berjalan sesuai tujuan.

WFH satu hari diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pekerja tanpa mengorbankan kinerja sektor vital. Dengan pengaturan yang tepat, kebijakan ini dapat menjadi bagian dari transformasi dunia kerja yang lebih adaptif dan produktif.

Baca Juga: Info Bola Publ