Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kapal Raja Jaya Tenggelam di Perairan Paciran Lamongan, 1 ABK Hilang

cek disini

Tambrauw – Kapal Raja Jaya yang sedang berlayar di perairan Paciran, Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan tenggelam pada Senin pagi, 11 Desember 2025. Insiden ini menyebabkan satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang, sementara lima orang ABK lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kapal Raja Jaya yang tenggelam adalah kapal pembawa muatan ikan, yang berlayar menuju pelabuhan di Surabaya setelah menyelesaikan aktivitas perikanan di Laut Jawa. Insiden ini menyisakan kepanikan di kalangan para nelayan dan keluarga korban, serta memicu upaya pencarian yang intensif oleh tim SAR.

Kronologi Kejadian: Kapal Tenggelam Secara Tiba-Tiba

Kapal Raja Jaya
Kapal Raja Jaya

Baca Juga : Mahasiswa Tambrauw Desak Pemkab Tuntaskan Pembalikan Nama Sertifikat Tanah

Kapal Raja Jaya Peristiwa tenggelamnya kapal Raja Jaya terjadi sekitar pukul 07:30 WIB saat kapal tersebut sedang berlayar di sekitar Perairan Paciran, sebuah daerah yang terkenal dengan aktivitas pelayaran dan perikanan. Kapal yang diperkirakan membawa muatan ikan dan peralatan perikanan itu diduga mengalami kebocoran di bagian lambung kapal, yang menyebabkan air masuk dengan cepat.

Menurut Kepala Kantor SAR Surabaya, Imam Mustofa, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat sehingga para ABK tidak sempat menyelamatkan seluruh peralatan keselamatan kapal. “Menurut keterangan yang kami terima, kapal tiba-tiba mengalami kebocoran di bagian bawah. Air masuk begitu cepat, dan meskipun para ABK berusaha untuk menjaga kapal tetap mengapung, kapal tersebut akhirnya tenggelam,” jelas Imam saat dihubungi melalui telepon.

Beberapa ABK yang berhasil selamat melaporkan bahwa mereka mencoba untuk menghubungi pihak berwenang dan melakukan evakuasi seadanya menggunakan pelampung dan rakit darurat, namun kondisi laut yang cukup buruk dan cuaca yang tidak bersahabat mempersulit upaya penyelamatan.

Upaya Pencarian ABK yang Hilang

Setelah menerima laporan dari saksi mata dan ABK yang selamat, pihak SAR Surabaya segera melakukan operasi pencarian terhadap satu ABK yang masih hilang. Tim SAR menggunakan kapal patroli, heli, dan berbagai peralatan pencarian lainnya untuk mencari korban yang jatuh ke laut.

Sementara itu, kapal nelayan dan beberapa kapal komersial yang berada di sekitar lokasi kejadian juga ikut serta dalam proses pencarian, memberikan bantuan dengan melakukan pemantauan di sepanjang garis pantai.

“Setelah kapal tenggelam, lima ABK berhasil selamat, dan mereka langsung dibawa ke pelabuhan terdekat untuk diberikan pertolongan pertama. Kami kini fokus untuk menemukan satu ABK yang masih hilang,” kata Imam. Korban yang hilang adalah seorang ABK yang bernama Dedi Pratama (28), warga Desa Baleharjo, Lamongan.

Dedi dilaporkan terlempar dari kapal saat kapal tenggelam, dan hingga berita ini ditulis, belum ditemukan. Kondisi cuaca buruk dan ombak tinggi menjadi tantangan utama bagi tim pencari.

Kondisi Kapal dan Faktor Penyebab Tenggelamnya

Sementara tim penyelidik dari Kementerian Perhubungan dan Polres Lamongan melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti tenggelamnya kapal, sementara waktu beberapa dugaan penyebab telah muncul. Salah satunya adalah adanya kerusakan struktural pada kapal, yang mungkin tidak terdeteksi sebelumnya. Kebocoran pada bagian lambung kapal diduga merupakan pemicu utama yang menyebabkan kapal tidak dapat bertahan.

Beberapa saksi juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca buruk dan ombak tinggi mungkin memperburuk keadaan, membuat kapal yang sebelumnya cukup stabil tiba-tiba terbalik dan tenggelam. Meskipun demikian, pihak berwenang mengingatkan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ada faktor kelalaian dalam perawatan kapal atau jika kapal sudah tidak layak berlayar.

Reaksi dari Keluarga dan Warga Lamongan

Kehilangan satu ABK dalam insiden ini tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. Keluarga Dedi Pratama yang tinggal di Desa Baleharjo, Lamongan, sangat berharap agar tim SAR segera menemukan anggota keluarga mereka yang hilang. Siti Nuraini, ibu dari Dedi, mengungkapkan harapan besarnya agar anaknya ditemukan dalam keadaan selamat.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *